google-site-verification: google17001a6c36d0d15d.html
  • Kontak Kami
  • Hotline : 082227421078
  • SMS : 082227421078
  • BBM : 5BB3F17D

Kontak Kami

( pcs) Checkout

Toko Perlengkapan Agro Lengkap, Dapatkan Produk-produk yang anda cari. Pertanian, Perkebunan,Peternakan dan Hobi lainya. Selamat Berbelanja [ AGROMART]
Beranda » Artikel » Tips Merawat Anggrek agar Berbunga

Tips Merawat Anggrek agar Berbunga

Diposting pada 16 September 2016 oleh admin

tips merawat anggrek

TIPS MERAWAT ANGGREK

Untuk Para Pecinta tanaman Anggrek, Bagian Merawat dan Menjaga tanaman tetap sehat dan segar adalah sesuatu yang tidak terpisahkan, Apalagi ketika merawatnya dengan baik dan Tanamannya juga dapat berkembang dan subur berbunga seperti yang di harapkan.
Lalu bagi mereka yang juga mulai Merawat tanaman tersebut dari bibit /seed, remaja sebelum tanaman masuk kepada Fase berbunga ada beberapa tahapan yang harus di lakukan dengan benar , demi mencapai hasil yang optimal terhadap tumbuh kembang. Seperti Anggrek dan tanaman hias lainnya
Pertama cara menyimpan anggrek. Tempatkan angrek tersebut dalam rak atau keranjang plastik bekas buah, satu keranjang bisa muat 24 pot. Atau tempat khusus yaitu berupa Trey ( ada dijual di toko sarana pertanian) ini untuk memudahkan pemindahan tempat, dari tempat teduh ( dalam ruangan) ke tempat yang terang atau yang tersinari caraya mata hari pagi. Atau kalau skala besar yang tak mungkin di pindah – pindah kita buatkan rak – rak dari bambu atau kayu yang di naungi plastic PE yang transparan dan paranet 50 % penyinaran.

Anggrek ini untuk tiga bulan pertama perawatannya cukup disiram dengan larutan Gromor kemasan hijau ( untuk merangsang pertumbuhan Vegetatif) dengan konsentrasi ½ sendok teh ( 2 gram perliter air). Caranya disiramkan tiga hari sekali pada media tanam, atau di semprotkan ke daun.

Setelah tiga bulan pertama atau akar udah kelihatan berdesakan , kita pindahkan ke pot transparan yang berdiameter 15 cm. Sebelum pemindahan dilaksanakan , kita siapkan dulu bahan – bahannya berupa : 1. Pot plastic trasparan yang berdiameter 15 cm tadi sebanyak Anggrek yang akan dipindahkan ; 2. Most ( media tanam ) banyak di jual di toko satu plastik bisa untuk 2 – 3 pot , tergantung kepadatan. Sambil memindahkan dilakukan pemupukan sususlan dengan pupuk slowliriz contoh : Dekastar 22 – 6 – 4 dengan konsentrsi ½ sendok teh perpot. Dengan catatan : hindari kontak langsung dengan akar ( ukuran ½ sendok teh = 2,3 gram). Dekastar ini berguna untuk menyuburkan tanaman, mempercepat pertumbuhan tunas, daun dan cabang. Untuk anggrek 100 pot menghabiskan dekastar 22 – 6 – 10 sebanyak 115 gram dengan harga sekirar Rp. 7.000; sampai Rp10.000;.

Pemupukan di ulang setelah umur anggrek 6 bulan dari sideling atau setelah 3 bulan pindah dari pot kecil ke pot agak besar, cara pemupukan media tanam di taburkan dekastar 15 – 11 – 15 dengan konsentrasi 2,5 gram per pot. siram 3 hari sekali , air siraman di campur dengan Gromor konsentrasi 2 gram per liter air. Artinya 3 hari pertaman disiram air biasa tanpa dicampur pupuk , untuk 3 hari berikutnya cicampur pupuk dan 3 hari berikutnya lagi disiram dengan air biasa tanpa campuran pupuk. Begitu seterusnya sampai menjelang berbunga ( sekitar umur 9 bulan). Pada prinsipnya Anggrek bulan tidak begitu senang akan air, yang melimpah terus menerus tetapi lebih senang pada kelebaban, jadi anggrek itu lebih tahan terhadap kekeringan dari pada terlalu banyak air. Jadi penyiraman ini di lakukan bila media tanam atau most sudah kelihatan kering, bila masih kelihatan ada kandunga air tidak usah dilakukan penyiraman. Kalau kebanyakan air maka isi pot akan terlalu basah, akar –akar tanaman tidak dapat melakukan pernapasan dan transpirasi sebaik – baiknya, kemudian membusuk dan mati.
Kebanyakan air akan mengakibatkan bakteri dan jamur tumbuh dengan suburnya, dapat menyebabkan daun menjadi bercak – bercak, tunas –tunas busuk,akar busuk, kuncup banyak yang rontok.
Terlalu banyak air,akar membusuk dan tak bisa menyarap air, akibatnya daun menjadi keriput, seperti kekurangan air. Hal ini banyak dilami oleh para penggemar angrek: daun tanaman anggeknya keriput-keriput atau kisut – kisut. Kemudian airnya di perbanyak, karena masih kisut diberi lebih banyak lagi. Ini hal yang salah. Sebab mula – mula siramannya terlalu banyak dan akar membusuk, akibatnya tidak dapat menyerap air, daun menjadi kisut. Penambahan air mengakibatkan akar tambah busuk.

Cara menghilangkan daun kisut tanaman dibongkar, kemudian digantungkan. Cara menyiramnya hanya pada daunnya saja disemprotkan air bernutrisi dengan Seprayer.
Pada umur sekitar 8 bulan atau mulai ada tanda-tanda berbunga pemupukan diulang kembali dengan Dekastar atau pupuk Slow lirize lainnya dengan kandungan unsure hara 6-13-25 untuk merangsang pembentukan bunga, memperkuat cabang-cabang dan tangkai bunga. Pemberian disesuaikan dengan batas waktu ketersediaan hara.
Batas waktu ketersediaan hara pada Dekastar : Dekastar 15-12-15 dengan batas waktu 3 -4 bulan ; Dekastar 22-6-4 dengan batas waktu 6 – 7 bulan ; Dekastar 18-11-10 dengan batas waktu 8 – 9 bulan.
Setelah Anggrek bulan berbunga bisa di nikmati atau pindah tempat dari pemeliharaan ke ruang tamu atau lainnya. Ini bisa tahan lama asal pemeliharaan di jaga dan se waktu – waktu di keluarkan untuk mendapat cahaya mata hari pagi.
Perhatian, Bunga atau mahkota bunga anggrek jangan sekali – kali kena air apalagi kalau di semprot pakai slang, bisa langsung busuk dan rontok.

Oleh : Saeful Hodijah,S.ST (Penyuluh Pertanian Madya)
Sumber : Merawat Anggrek,Sutarni M Soeryowinoto

Bagikan informasi tentang Tips Merawat Anggrek agar Berbunga kepada teman atau kerabat Anda.

Tips Merawat Anggrek agar Berbunga | AGROMART

Belum ada komentar untuk Tips Merawat Anggrek agar Berbunga

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 14%
Rp 12.000 Rp 14.000
Ready Stock
Agromart